Ini, Perbedaan Solar dan Premium!

Perbedaan premium dan solar

Saat ini, penggunaan bahan bakar minyak sudah berubah fungsi, yang awalnya hanya digunakan sebagai kebutuhan sekunder. Akan tetapi, semenjak meningkatnya penggunaan kendaraan pribadi, malah menjadi kebutuhan primer yang tidak bisa dipisahkan dari pengendara. Tanpa bahan bakar tersebut, maka kendaraan pun tidak akan bisa dinyalakan. Atas alasan inilah banyak bermunculan toko jual solar industri maupun toko bahan bakar yang bisa dengan mudahnya ditemukan di pinggir jalan.

Biasanya, khusus untuk mobil bertenaga diesel menggunakan bahan bakar solar, sedangkan untuk mobil mesin umumnya memanfaatkan premium. Lantas, apakah perbedaan antara solar dan premium? Langsung cek jawabannya di artikel ini, yuk. Here we go!

Perbedaan premium dan solar
Perbedaan premium dan solar, gambar: jawapos

Solar

Solar merupakan salah satu jenis bahan bakar yang dihasilkan melalui penyulingan minyak bumi. Bahan bakar ini memiliki titik didih mencapai 2500 hingga 300 0. Kualitas dari bahan bakar satu ini bisa dilihat melalui proses pembakarannya di dalam mesin sekaligus kontrol jumlah knocking, semakin tinggi proses pembakaran maka akan semakin bagus pula kualitas yang diberikan. Selain itu, bahan bakar ini pun memiliki sejumlah kelebihan dan kekurangan, di antaranya:

  • Kelebihan
  1. Lebih aman dibandingkan dengan bahan bakar jenis lain karena tahan terhadap panas
  2. Memiliki kandungan sulfur cukup tinggi daripada premium
  3. Sangat ekonomis sekaligus efisien dalam pembakaran
  4. Jika menggunakan solar, mesin tidak memerlukan busi
  5. Solar bisa dimanfaatkan untuk hal lain, tak hanya untuk bahan bakar
  • Kekurangan
  1. Kapasitas energi yang dihasilkan menjadi lebih sedikit
  2. Gas buangan dari solar menghasilkan polusi lebih banyak dibandingkan dengan bahan bakar lainnya

Premium

Sama halnya dengan solar, premium juga digunakan untuk bahan bakar kendaraan, baik itu mobil maupun motor. Bahan bakar jenis ini berwarna kekuningan jernih dan memiliki jumlah RON (research octane number) paling rendah dibandingkan dengan lainnya, yakni sekitar 88. Terdapat beberapa keuntungan sekaligus kerugian yang diberikan apabila memakai bahan bakar ini, seperti:

  • Keuntungan
  1. Gas buangan lebih ramah lingkungan sehingga tidak menimbulkan polusi
  2. Kapasitas energi yang dihasilkan lebih tinggi daripada solar
  3. Harga lebih murah karena didistribusi langsung oleh pemerintah
  4. Mudah didapatkan karena banyak pedagang eceran yang menjualnya
  5. Tidak menyebabkan tangki bahan bakar menjadi menipis ataupun bocor
  • Kerugian
  1. Memerlukan busi pada bagian mesin
  2. Jauh lebih boros dibandingkan dengan bahan bakar jenis lain

So, sudah jelas kan sekarang perbedaannya? Semoga bermanfaat, ya! –SH–

Sharing is caring

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *