Mau ke Jayapura? Jangan Lupa Bawakan Oleh-Oleh Ini, ya!

Kota Jayapura di ujung timur Indonesia jarang mendapat kunjungan wisatawan. Biarpun kecantikan alamnya begitu eksotis juga alternatif rooftop bar Jayapura mulai banyak tersedia, pilihan transportasi menuju Ibu Kota Provinsi Papua ini masih cukup terbatas bagi kebanyakan masyarakat. Alhasil, Jayapura hanya dipadati oleh penduduk setempat dan pendatang yang melakukan business trip atau kebutuhan pekerjaan lainnya.

pengrajin batik papua
pengrajin batik papua (foto: kabarpapua)

Apakah Anda salah seorang dari pelancong bisnis yang dimaksud? Jika ya, jangan lupa untuk membawa pulang beberapa buah tangan khas Jayapura seperti berikut, ya:

  • Batik Papua

Seperti beberapa kota di Jawa, Papua juga memiliki seni kain gambar khusus dari daerahnya sendiri. Bedanya, corak batik papua sangat identik dengan burung cenderawasih atau detail motif dari Suku Asmat. Warna-warna batik papua kebanyakan seputar terakota dan tanah (merah tua). Buah tangan ini cocok Anda hadiahkan untuk kolega di instansi tempat Anda bekerja.

  • Noken

Bila Anda pernah melihat liputan tentang penduduk pedalaman Papua, mungkin Anda tahu wujud benda satu ini. Ya, noken adalah tas rajut yang biasa dipakai oleh wanita Papua di atas kepala. Kerajinan tangan ini terbuat dari benang yang dirajut dan memiliki hasil akhir berongga. Di samping itu, noken juga sudah diakui oleh UNESCO sebagai salah satu warisan dunia dari Tanah Papua. Tak ayal, untuk membawa pulang tas ini Anda perlu merogoh kocek mulai dari Rp100 ribu hingga Rp500 ribu.

  • Ukiran kayu

Kerajinan tangan lain yang bisa Anda hadiahkan sebagai oleh-oleh adalah ukiran kayu. Karya seni ini merupakan hasil ukiran di atas kayu atau kulit kayu dari Jayapura. Dimensi ukiran kayu pun bermacam-macam, ada yang kecil hingga besar. Namun, semuanya berguna sebagai pajangan di dalam rumah atau kamar tidur.

  • Koteka

Bila noken digunakan oleh wanita Papua, maka koteka digunakan oleh laki-laki Papua. Ya, benda ini adalah bagian dari pakaian adat masyarakat Papua. Secara harfiah, ‘koteka’ sebetulnya berarti ‘pakaian’ dalam Bahasa Mee. Setiap suku di Papua pun menggunakan istilah yang berbeda-beda untuk menyebut benda satu ini. Namun, masyarakat Indonesia umum mengenal benda ini dengan koteka. Sebagai oleh-oleh, koteka juga dapat menjadi hiasan di ruang tamu.

Itu dia beberapa pilihan oleh-oleh yang bisa Anda bawa pulang setelah berkunjung dari Kota Jayapura. Sebelum meninggalkan kota ini, jangan lupa lengkapi perjalanan bisnis Anda dengan mencicipi beberapa kuliner khas Papua; seperti papeda atau sate ulat sagu. Anda tak perlu repot mencari referensi restoran keluarga untuk mencoba panganan ini, sebab, keduanya banyak tersedia di berbagai rumah makan atau bahkan kedai di penjuru Kota Jayapura. Semoga informasi di atas bermanfaat, ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *