Meski Belum Selesai, Rumah Bambu Ini Wajib Kamu Kunjungi

rumah bambu Pengalon

Pantai menjadi lokasi wisata wajib yang selalu ada di setiap paket liburan ke Bali. Bahkan bagi yang berlibur sendiri ke Bali, paantai juga pasti akan dikunjungi. Baik itu pantai yang sangat terkenal seperti pantai kuta, pantai pandawa, maupun pantai lainnya yang mungkin belum terlalu terkenal. Namun sebenarnya, wisata di Bali tidak hanya pantai, loh! Masih banyak tempat wisata lain di Bali yang menarik untuk dikunjungi. Salah satunya yaitu Rumah Bambu Pengalon yang berlokasi di Manggis Karangasem, Bali.

 

Sesuai dengan namanya, rumah ini memang terbuat dari bambu. Namun jangan membayangkan bahwa tempat wisata ini benar-benar rumah yang sudah jadi secara sempurna. Sebab pembangunan rumah bambu ini sama sekali belum selesai. Berdasarkan informasi yang didapat, pembangunannya dihentikan karena adanya masalah perizinan sehingga tidak bisa diselesaikan. Pembangunan rumah unik ini sendiri tujuan awalnya adalah untuk lokasi diadakannya festival musik Bali Unite.

Meskipun bangunannya belum selesai, tetapi rumah ini menjadi tempaat wisata yang sangat digemari oleh para wisatawan. Khususnya untuk para wisatawan yang mencari tempat wisata instagramable. Sebab bentuk bangunan rumah ini sangat unik. Apalagi penggunaan bambu sebagai rangka menambah kesan unik pada bangunan ini. Tidak hanya itu, tempat ini juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang akan membuat Anda merasa nyaman saat berwisata. Beberapa di antaranya yaitu:

  • Tempat untuk beristirahat
  • Tempat yoga
  • Kamar mandi
  • Restoran
  • Dan sebagainya

Luas area tempat wisata ini sekitar 16 hektar dengan total 4 buah rumah bambu. Anda akan menemukan adanya sungai yang membelah area tempat wisata ini. Namun jangan khawatir, karena ada jembatan yang bisa Anda gunakan untuk menyebrangi sungai tersebut. Jadi Anda bisa menikmati keseluruhan area tanpa perlu khawatir dengan keberadaan sungai tersebut. Selain itu, karena tempat ini dibangun dengan bahan atau material yang ramah lingkungan, pembangunan jembatannya pun menggunakan bahan yang sama yaitu bambu dan juga batang pohon kelapa sebagai penyangganya.

Nah, untuk Anda yang tertarik datang ke sini ada baiknya jika perhatikan kondisi cuaca sebelum data. Sebab meskipun namanya rumah, bangunan ini masih benar-benar berbentuk rangka tanpa dinding. Jadi jika hujan, Anda pasti akan kehujanan. Selain itu, karena lokasinya yang dekat dengan pantai maka anginnya juga cukup kencang. Jadi ada baiknya jika Anda menggunakan jaket saat datang ke sini. (Vita)

Sharing is caring

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *