Dukungan Perusahaan Sukanto Tanoto dalam Memulihkan Ekosistem di Semenanjung Kampar, Riau

Memulihkan Ekosistem di Semenanjung Kampar, Riau

Sukanto Tanoto sebagai pendiri dari Royal Golden Eagle atau RGE memiliki kepedulian yang sangat besar terhadap lingkungan sekitar. Setiap anak perusahaan dari RGE memiliki program yang berkaitan dengan kelestarian alam dan lingkungan. Salah satunya ditunjukkan oleh perusahaan pulp dan kertas April Group dengan program Restorasi Ekosistem Riau (RER).

RER yang dikembangkan oleh perusahaan Sukanto Tanoto merupakan sebuah program kerjasama antara sektor publik dan sektor swasta dalam upaya merestorasikan dan melestarikan hutan atau lahan gambut yang memliki peran penting dan sektor ekologi di daerah Kampar Peninsula, provinsi Riau.

Dalam pelaksanaan program RER ini, pihak perusahaan Sukanto Tanoto yaitu APRIL group melakukannya melalui perencanaan panjang dan tahap-tahap pengerjaan tertentu untuk memastikan program ini dapat berjalan dengan maksimal.

Tahap Perlindungan

Upaya restorasi ekosistem dimulai dengan perlindungan terhadap kawasan yang ada. Tahap ini dipilih sebagai tahap pertama dengan kondisi hutan tidak bertambah parah. Area hutan yang menjadi fokus restorasi menghadapi masalah besar akibat dilakukannya penebangan liar, pembakaran hutan, serta pembukaan lahan yang tidak bertanggung jawab.Pada tahap ini, pembentukan dan pelaksanaan patrol serta kerjasama dengan komunitas lokal dalam menentukan strategi perlindungan yang paling efektif menjadi perhatian utama.

Tahap Pemulihan Ekosistem di Semenanjung Kampar, Riau
Sumber : April Dialog

Tahap Penilaian

Pada tahap ini, proses penilaian menjadi perhatian utama. Proses penilaian dilakukan untuk melihat kondisi flora, fauna, dan habitat alam liar. Kondisi lingkungan fisik dan sosial di area tersebut juga turut dinilai sebagai dasar untuk perencanaan solusi secara menyeluruh.

Tahap Restorasi

Tahap ini merupakan tahap inti dari program restorasi ekosistem yang dikembangkan oleh perusahaan Sukanto Tanoto. Tahap ini dimulai dengan pengumpulan bibit tanaman yang berasal dari hutan sekitar yang kemudian melalui tahap persiapan sebelum dilakukan penanaman di alam bebas. Selain pemilihan bibit, tahap ini juga meliputi upaya restorasi persediaan air agar mencapai tingkat yang sesuai dengan kebutuhan lahan gambut. Pada tahap ini, proses evaluasi dilakukan secara terus menerus untuk melihat tingkat keefektifan langkah-langkah yang telah diambil, sehingga proses perbaikan dapat segera dilakukan apabilla terjadi masalah di lapangan.

Tahap Manajamen Keberlanjutan

Tahap ini merupakan upaya untuk memastikan agar semua tahapan yang telah dilakukan sebelumnya tidak berakhir dengan sia-sia. Perusahaan dibawah asuhan Sukanto Tanoto ini tidak melakukannya sendiri. Tahapan ini merupakan tahapan dengan skala besar yang membutuhkan bantuan dari segala pihak, dalam hal ini pihak komunitas lokal, pemerintah, serta pemilik ijin pengelolaan hutan yang berbatasan dengan area restorasi.

Pada tahap ini, ada dua langkah utama yang dilakukan untuk menjamin kesuksesan dan keberlangsungan program RER secara keseluruhan. Langkah pertama yaitu dengan membangun dan mengembangkan sebuah model perlindungan kawasan restorasi dengan pihak-pihak yang memiliki area perkebunan di sekitar kawasan tersebut. Perkebunan yang berbatasan dengan kawasan restorasi bukan hanya menyediakan perlindungan namun turut meyumbang dana untuk proses restorasi dan perlindungan hutan.

Langkah lain yang tidak boleh dilupakan adalah partisipasi dari komunitas lokal. Hal ini merupakan aspek yang selalu mendapat perhatian tersendiri dari setiap program yang dilakukan oleh anak perusahaan Royal Golden Eagle pimpinan Sukanto Tanoto. Lebih dari 80% dari pihak-pihak yang bekerja untuk program RER merupakan tenaga kerja lokal yang berasal dari Pelalawan dan Kepulauan Meranti. Partisipasi dari komunitas dan orang lokal membantu RER untuk lebih memahami kebutuhan dasar dari kawasan restorasi, dan secara tidak langsung menunjang kesuksesan program ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *