Begini Cara Mencairkan Makanan Beku yang Aman

daging beku

Frozen food atau makanan beku adalah salah satu jenis bahan makanan yang pasti ada di dalam kulkas rumah Anda. Makanan ini dipilih karena tahan lama dan juga sangat praktis untuk diolah. Apaklagi bagi yang punya anak-anak di rumahnya, memiliki stok frozen food akan sangat bermanfaat. Sebab, sesulit apapun anak disuruh makan, jika disajikan frozen food seperti sosis, chicken nuget, atau sejenisnya, anak pasti akan makan dengan lahap. Dengan begitu, stamina anak akan terjaga sehingga tidak perlu memanfaatkan asuransi kesehatan yang bagus untuk berobat karena sakit.

Memang, bahan makanan tersebut terbilang awet dan praktis. Rasanya juga enak, dan beberapa jenisnya memiliki gizi yang baik. Akan tetapi, Anda harus waspada saat mengolahnya, terutama pada saat proses mencairkan makanan. Sebab, proses mencairkan makanan ini ternyata sangat berpengaruh terhadap aman dan sehatnya bahan makanan tersebut.

Jadi, bagaimanakah cara mencairkan frozen food yang aman? Berikut ini beberapa di antaranya yang diambil dari situs alodokter:

  1. Rendam air

Air dalam suhu normal dapat bantu mempercepat proses pencairan bahan makanan tanpa merusak teksturnya. Caranya, masukkan bahan makanan ke dalam plastik dan ikat kuat. Kemudian, rendam di dalam air dengan suhu normal hingga seluruh bahan makanan tersebut terendam air. Pastikan bahwa tidak ada air yang dapat masuk ke dalam bahan makanan tersebut karena dapat menyebabkan bakteri masuk.

  1. Simpan di kulkas

Cara ini adalah cara yang paling aman dan higienis, tetapi paling lama. Makanan yang telah beku, bisa diletakkan pada kulkas bagian bawah freezer (kotak khusus untuk menyimpan daging dan sebagainya) agar bakteri dari makanan tersebut tidak menyebar ke makanan lain yang ada di kulkas. Untuk membuat bahan makanan benar-benar mencair dan siap digunakan, biasanya akan membutuhkan waktu sekitar 1 hari.

  1. Diamkan

Ini adalah cara yang paling banyak digunakan, yaitu didiamkan pada suhu ruangan. Padahal, cara ini sangatlah berisiko karena ketika makanan sudah mencapai suhu hangat, maka potensi berkembangnya bakteri akan sangat besar. Sebab, pada saat makanan yang berada di bagian dalam masih dalam kondisi beku, bagian luar sudah mencair dan menjadi hangat. Akibatnya, bagian luar bahan makanan berisiko mengandung bakteri.

  1. Gunakan microwave

Cara ini sangat praktis dan cepat, karena suhu panas dari microwave akan bantu mencairkan bahan makanan lebih cepat. Tetapi, biasanya pencairannya agak kurang merata dan bahan makanan yang dicairkan dengan cara ini harus segera diolah. Sebab, cara ini juga cukup meningkatkan risiko berkembangnya bakteri.

Selain cara mencairkan, ada hal yang tidak kalah penting harus Anda perhatikan, yaitu makanan yang telah dicairkan tidak boleh dibekukan kembali. Sebab, makanan tersebut telah mengandung bakteri akibat pencairannya dan akan berbahaya jika dibekukan kembali. (Vita)

Sharing is caring

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *