Bisakah Anak Berperilaku Kasar Diubah?

anak berperilaku kasar

Pernahkah Anda melihat anak yang senang berkata kasar atau bahkan memukul orang sekitarnya saat sedang berada di tempat berlibur anak di Jakarta. Memang, anak berperilaku seperti itu saat ini bisa dibilang sangat sering terlihat. Dan tentu saja, anak seperti ini akan terasa mengganggu dan juga menakutkan, khususnya untuk Anda yang membawa anak. Sebab Anda akan merasa tidak aman, takut anak akan disakiti atau yang lebih parahnya, takut anak akan meniru perilaku kasar tersebut.

Bagi Anda yang memiliki anak berperilaku kasar, mungkin sering berpikir, bisakah perilaku tersebut diubah? Tentu saja, jawabannya bisa. Namun, hal ini perlu peran aktif Anda sebagai orangtua. Berikut ini, adalah beberapa hal yang bisa Anda lakukan:

  • Berhenti memarahi

Banyak orangtua yang langsung memarahi setiap kali anaknya bersikap kasar tanpa pernah mempedulikan penyebabnya. Padahal mengetahui penyebabnya bisa menjadi hal yang penting jika Anda ingin mengubah perilaku anak. Ada baiknya jika Anda mulai berhenti memarahi anak tetapi justru berikan pengertian pada anak bahwa yang dilakukannya tersebut salah. Tanyakan padanya apa yang diinginkannya sebenarnya dan tetaplah menjadi pendengar setia. Jangan membantah apapun yang dikatakannya meskipun salah, tetapi berilah pengertian setelahnya. Sebab, ketika anak bersikap keras dan Anda membalasnya juga dengan bersikap keras, bisa-bisa justru menyebabkan masalahnya semakin besar.

  • Perbanyak quality time

Tahukah Anda bahwa banyak anak yang berperilaku kasar adalah karena ingin mencari perhatian dari orang sekitarnya, terutama orangtua? Cobalah untuk lebih banyak menghabiskan waktu bersama anak. Jika Anda dan pasangan sama-sama bekerja, setidaknya sisakan waktu di akhir minggu (sabtu dan minggu) secara penuh dengan anak Anda. Anda tidak harus selalu pergi berlibur ke suatu tempat, cukup melakukan aktivitas bersama di rumah, pergi ke taman dekat rumah, atau dengarkan semua cerita anak Anda selama seminggu kemarin. Dengan begitu anak akan merasakan perhatian dari Anda dan tentunya Anda juga bisa semakin mengenal anak Anda.

  • Berikan contoh

Hal yang tidak kalah penting yaitu, jangan hanya mengajarkan bagaimana anak seharusnya bersikap, tetapi Anda juga harus memberikan contoh langsung. Misalnya dengan membantu orang lain, bersikap ramah dan baik pada orang lain, tidak berkata atau bersikap kasar, dan sebagainya. Dengan begitu Anda juga akan lebih mudah untuk mengajarkan hal baik tersebut pada anak.

Mengubah karakter seseorang bukanlah hal yang mudah, apaalagi jika anak sudah terlalu besar dan mulai dipengaruhi oleh lingkungan. Itulah sebabnya, pembentukkan karakter ini harus Anda mulai sedini mungkin sejak anak masih kecil. (Vita)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *