Begini Cara Menyimpan ASI Agar Lebih Awet

Tips menyimpan ASI

Biasanya, agar keperluan ASI si kecil tetap terpenuhi, Anda sebagai ibu pun melakukan berbagai cara. Mulai dari mengonsumsi minuman pelancar ASI, memerhatikan makanan apa saja yang masuk ke dalam tubuh, menghindari hal yang dapat menghambat produksi ASI, hingga membeli alat pumping agar Anda bisa menyimpan ASI sebagai persediaan.

Nah, bagi Anda yang sering melakukan pumping dan menyimpan ASI agar bisa dikonsumsi oleh si kecil setiap waktu, coba perhatikan tips ini agar lebih awet dan tahan ketika disimpan:

  1. Selalu gunakan wadah yang bersih, steril, dan memiliki tutup Agar ASI Anda tidak mudah terkontaminasi dan aman dikonsumsi oleh si kecil, belilah wadah penyimpanan ASI yang bersih, steril, dan juga memiliki tutup yang rapat. Sekarang ini, ada banyak sekali wadah ASI yang dijual di pasaran dan kami sarankan untuk membeli wadah sekali minum sehingga bisa langsung dikonsumsi oleh bayi.
  2. Perhatikan tempat penyimpanan ASI. Anda harus tahu bahwa ASI bisa berubah kandungannya jika disimpan dalam suhu ruang lebih dari 3 atau 4 jam. Ketika ASI sudah terlalu lama didiamkan, maka kandungannya sudah membahayakan untuk anak. Oleh sebab itu, selalu simpan ASI di dalam mesin pendingin dengan suhu rata-rata dan jaga jangan sampai beku. Selalu atur mesin pendingin dalam suhu konstan; tidak terlalu dingin dan tidak terlalu panas.
  3. Buat catatan. Setiap kali melakukan pumping, selalu tempelkan catatan di botol penyimpanan yang berisi tanggal dan waktu Hal ini akan sangat membantu Anda untuk mengetahui berapa lama umur ASI tersebut.
  4. Jangan isi sampai penuh. Biasakan untuk mengisi botol ASI higga setengah atau seperempatnya. Sebab ketika didinginkan di dalam mesin pendingin, ASI dapat memuai sehingga dikhawatirkan akan terbuang sia-sia.
  5. Sediakan cadangan. Bagi Anda yang bekerja, baiknya selalu sediakan cadangan botol ASI di mesin pendingin. Anda tidak pernah tahu berapa kebutuhan ASI harian untuk si kecil. Jadi, lebih baik bersiap-siap dengan menyimpan cadangan ASI untuk keadaan darurat.

Itu dia beberapa cara menyimpan ASI yang bisa Anda coba agar lebih baik. Semoga bermanfaat, ya, Bu!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *